Rindu

Tiba-tiba terngiang teduhnya rumah…

Pada tiap senja, di kala tak perlu berpeluh berdesakan di kereta, atau ditulikan bisingnya macet ibukota.

Ada celetukan, ibukota tak pernah gagal membuat seseorang cepat bosan, mungkin karena deru kehidupannya yang penuh kompetisi. Manusia di sini selalu ingin menjadi yang terbaik satu sama lain.

Rindu ini sebenarnya sederhana. Rindu menikmati senja yang nyaman, di teras rumah sambil makan gorengan dan teh hangat, dengan obrolan hangat bersama orang-orang terbaik (yang tak perlu berusaha menjadi yang terbaik tapi telah menjadi terbaik) dalam hidup kita.

Pernah ada yang bilang, rumah dan rindu adalah dua kata berbeda yang bermakna sama.

Tembang dari Gardika Gigih Pradipta ini cukup mewakili rindu yang seperti itu.

Iklan

Jangan sungkan berpendapat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s