Rapid Fire Question [Intermezzo]

Tulisan kali ini bukan membahas hal yang perlu mengerutkan dahi kok. Hanya tulisan ringan, lumayan untuk intermezzo dari beberapa hal serius yang saya kerjakan beberapa hari ini, sebut saja hal itu skripsi dan kerjaan kantor.

Rapid Fire Question?

Ini adalah rantai pertanyaan yang diberikan oleh beberapa kawan dari Monday Flash Fiction. Intinya, question list ini layaknya sebuah tongkat estafet dalam lomba lari estafet yang diserahkan secara berantai ke kawan lainnya sampai ke titik terakhir/finish. Dan saya memperoleh tongkat estafet ini dari Mbak Sri Sugiarti dan Mbak Nurusyainie. Padahal saya orang baru, apa mereka ga curiga bahwa saya ini sebenarnya alien atau pembunuh berdarah dingin yang akan menyalahgunakan tongkat estafet ini? #AbaikanSaja

Langsung aja, daripada ngelantur kemana-mana.

Ini daftar pertanyaannya:

1.Nambah atau ngurangin timbunan buku?

Penginnya sih ngurangin buku. Masalahnya buku-buku yang saya punya itu dari waktu ke waktu beranak terus. Jadi gimana dong solusinya? Apa saya harus mendaftarkan buku-buku saya untuk ikut program KB?

2.Pinjam atau beli buku?

Karena saya mahasiswa yang punya penyakit kanker (Kantong Kering) kambuhan. Saya lebih sering pinjem buku dan nongkrong berjam-jam di Taman Bacaan gratis. Kalaupun beli, itu setelah saya berpuasa selama beberapa minggu. Atau kalau ada bazaar buku murah meriah, tak pernah saya lepaskan kesempatan itu. Jangan salah lho, saya bisa dapet buku El Doctorow, Stieg Larsson, Chuck Palahniuk, Patrick Suskind, Ayu Utami, Pramoedya Ananta Toer, Voltaire, Franz Kafka, dll itu dari cuci gudang sebuah toko buku dan bazaar buku murah itu.

Oh ya, saya juga bisa dapet buku-buku murah berkualitas dari toko buku bekas di Stasiun Pondok Cina atau Kuitang, buku bekas asli, bukan bajakan. Tapi saya ga jarang juga beli buku bajakan di stasiun :mrgreen:

3.Baca buku atau nonton film?

Ini pertanyaan seperti makan buah simalakama. Ga boleh milih keduanya, tapi kalau milih salah satu ga mungkin. Saya pilih nonton film sambil baca buku.

4.Beli buku online atau offline?

Offline. Bisa baca-baca dulu isinya sebelum beli. Kalau bukunya ga tebel malah ga perlu beli karena udah keburu selesai waktu dibaca di toko buku.

5.Buku bajakan atau ori?

Tentunya lebih suka buku asli. Tapi kalau melihat koleksi buku saya, kok 25% merupakan buku bajakan yang saya beli di stasiun ya? Waduh. (Kanker kambuhan membuat saya menjadi pelanggar hukum).

6.Gratisan atau diskonan?

Beri tahu saya kalau benar-benar ada manusia yang lebih milih diskonan daripada gratisan. Kalau memang benar ada, berarti besok matahari terbit dari barat.

7.Beli pre-order atau menanti dengan sabar?

Menanti dengan sabar sampai ada toko buku yang cuci gudang atau bazaar buku murah.

8.Buku asing (terjemahan) atau lokal?

Penulisnya siapa dulu?

9.Pembatas buku penting atau biasa saja?

Biasa aja. Beberapa buku saya itu penuh dengan bekas lipatan dan coretan stabilo.

10.Bookmarks atau bungkus chiki?

Bungkus Chiki. Barusan, saya milih jawaban ini sambil ngitung kancing.

Pertanyaan tambahan dari Mbak Sri Sugiarti:

1.Sarapan roti atau nasi?

Roti. No comment.

2.Buku tentang cinta atau kriminal?

Kriminal. Saat SD, saya tumbuh di antara tumpukan buku-buku Robert Arthur Jr. yang terkenal dengan serialnya, “Alfred Hitchcock dan Trio Detektif”.

3.Pilih naik bus atau delman?

Naik bus. Ga mungkin kan saya pergi Bogor-Bandung naik delman?

4.Pilih teman  bawel atau pendiam?

Teman bawel. Biar Yin dan Yang seimbang.

5.Kopdaran atau online?

Online. Saya ini tipe manusia yang punya dunia sendiri. Takutnya kalau kopdar, nanti orang-orang menyangka saya gila atau menderita skizofrenia. *segera panggil ambulans RSJ.

Pertanyaan tambahan dari Mbak Nurusyainie.

1.Novel genre apa yang disukai?

Genre yang villainnya tertawa terbahak-bahak di akhir cerita dan si protagonis mati berdarah-darah.

2.Suka dapat ide nulis fiksi dari mana?

Biasanya sih saat sedang (maaf) buang air besar.

3.Kalau suatu hari nulis fiksi dengan latar luar, pilih negara mana? Alasannya?

Mauritius. Saat SD, saya menonton film kartun, kisahnya tentang petualangan seekor burung Dodo. Burung yang sudah punah ini, di film itu bilang, “Aku burung Dodo terakhir dari Mauritius!”

4.Kalau lagi sedih, biasanya ngapain?

Nonton film thriller pembunuhan.

5.Siapa penulis terkenal yang ingin ditemui? *dalam dan luar negeri*

Luar Negeri: Chuck Palahniuk. Mau mastiin, dia ini benar-benar gila atau ga.

Dalam Negeri: Dewi Kharisma Michellia (Dia belum terkenal saat ini, saya suka karya-karyanya, mungkin nanti akan terkenal di masa depan).

Ffiiuhh, akhirnya terjawab semua. Hmm, saya bingung mau nyalurin tongkat estafet ini ke siapa. Kalau begitu saya simpen aja deh ini tongkat estafetnya ya. Ga saya lempar ke orang lain lagi, biar semuanya nanti nyari-nyari tuh tongkat estafet hilangnya kemana. :mrgreen:

Thank’s atas salam hangat dari Mbak Sri Sugiarti, Mbak Nurusyainie dan kawan-kawan Monday Flash Fiction. 🙂

Iklan

8 pemikiran pada “Rapid Fire Question [Intermezzo]

  1. Ooo, ternyata di sini tongkatnya yaaa *kacakpinggang 😀

  2. hehehehe..aku kokimketawa sendiri yah dengan jawabannya…lucu , kocak… makasih ya mas PEER nya di kerjain 🙂

  3. wowww, jawabannya keren2. sukkaa *meskipun bukan FF komennya sama aja yah? 😀

  4. Wkwkwkwkwk… itu jawaban no. 1 kayaknya mau mematahkan hipotesis saya deh :p

    Wew, Mauritius itu di mana, yah?
    *gugling, gugling*

    • emang hipotesisnya apa mbak? :mrgreen:

      Mauritius? silakan search di google :mrgreen:

      Inget ga dulu di TPI ada kartun tentang petualangan seekor Burung Dodo? Keren lho kartunnya, banyak menyindir tentang kerusakan lingkungan hidup 😀

  5. boleh tau gak kenapa rantai rapid fire nya terputus? kalau saya sih canggung nyari korban :p

Jangan sungkan berpendapat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s